Anda berada di halaman:

You’re reading:

Sistem Monitoring dan Evaluasi Pusat Studi

Latar Belakang dan Tujuan Monev CPCReS

Dalam upaya memajukan dan mempertahankan keberlanjutan kegiatan Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas), serta Kerja Sama, CPCReS Fakultas Filsafat UNPAR melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev). Kegiatan ini dirancang untuk menjamin akuntabilitas, relevansi, dan keselarasan seluruh pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi agar senantiasa berpijak pada Roadmap Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang telah ditetapkan oleh fakultas.

Integrasi Konteks Kelembagaan dan Ruang Lingkup Evaluasi

Sebagai pusat studi yang menaungi tiga pilar keilmuan—Program Studi Filsafat, Program Studi Teologi, dan Program Studi Humanitas (Integrated Art)—CPCReS mengintegrasikan kekayaan lintas disiplin ini ke dalam seluruh mekanisme evaluasi. Ruang lingkup Monev ini dieksekusi secara komprehensif, menjangkau capaian secara kelembagaan maupun individu dalam satu tarikan napas. Pada tataran kelembagaan, evaluasi memastikan bahwa program kerja dan inisiatif yang dikembangkan oleh CPCReS maupun masing-masing Program Studi tetap berada pada koridor roadmap fakultas, sekaligus merespons tantangan kontemporer: Prodi Filsafat didorong untuk terus menghasilkan pemikiran kritis melalui kajian filsafat keilahian dan filsafat sosial; Prodi Teologi diarahkan pada kajian teologi dan pastoral yang reflektif, inklusif, dan berorientasi pada keadilan sosial; sedangkan Prodi Integrated Art difasilitasi untuk mengembangkan filsafat seni melalui konsentrasi penciptaan, manajemen seni, dan apresiasi seni dalam kajian secara interdisipliner dan terintegrasi sebagai medium transformasi sosial.

Menyatu dengan evaluasi kelembagaan tersebut, pada tataran individu, Monev ini memetakan, mendampingi, dan mengevaluasi produktivitas serta dampak nyata dari kegiatan penelitian, publikasi, perolehan hibah, dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh para dosen anggota CPCReS. Dengan menyatukan dimensi kelembagaan dan individual dalam bingkai tiga disiplin ilmu ini, CPCReS memastikan bahwa setiap luaran yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar akademik yang ketat, tetapi juga berakar pada nilai-nilai kearifan, kepedulian ekologis, dan pelayanan bagi kebaikan bersama (bonum commune).

Melalui mekanisme Monev yang terintegrasi ini, CPCReS bertekad untuk menciptakan budaya riset dan pengabdian yang unggul, sekaligus menjadi katalisator bagi kolaborasi lintas disiplin yang berdampak nyata bagi transformasi masyarakat luas.

Pendekatan, Indikator, Langkah

Kami menerapkan sistem monitoring dan evaluasi (monev) yang terstruktur untuk menjamin kualitas, akuntabilitas, dan dampak dari setiap kegiatan penelitian serta pengabdian yang dilaksanakan. Melalui pendekatan ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas pusat studi dalam berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

1. Pendekatan Evaluasi dan Kinerja

Evaluasi Program Evaluasi program dilakukan secara ketat untuk memastikan kesesuaian kegiatan dengan roadmap pusat studi serta relevansinya terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Kami juga memperhatikan keseimbangan jenis kegiatan antara riset murni, advokasi kebijakan, dan internasionalisasi agar dampak yang dihasilkan lebih holistik dan terukur.

Analisis Kinerja Analisis kinerja mencakup pemetaan jumlah dan distribusi penelitian yang dilakukan serta kualitas kemitraan yang dibangun baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, tingkat keterlibatan mahasiswa dalam setiap proyek menjadi indikator utama untuk mengukur regenerasi peneliti dan kapasitas akademik pusat studi.

Rekomendasi Strategis Berdasarkan hasil monev, kami menyusun rekomendasi strategis yang fokus pada penguatan kolaborasi global dan integrasi antara kegiatan riset dengan pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini juga diarahkan pada peningkatan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah agar kontribusi keilmuan dapat diakui secara luas oleh komunitas akademik.

2. Indikator Kinerja Utama (KPI)

Output Riset dan Publikasi Kami mengukur keberhasilan melalui jumlah riset yang dihasilkan serta publikasi ilmiah yang terindeks pada basis data bereputasi seperti Scopus dan Sinta. Target ini ditetapkan untuk memastikan bahwa setiap penelitian memiliki luaran yang jelas, berkualitas, dan dapat diakses oleh komunitas akademik dunia.

Kemitraan dan Pendanaan Kinerja juga dinilai dari keberagaman kerja sama yang terjalin serta besaran dana hibah yang berhasil diperoleh dari berbagai sumber pendanaan kompetitif. Hal ini menunjukkan kepercayaan eksternal terhadap kapasitas pusat studi dalam mengelola proyek berskala besar dan berdampak signifikan.

Dampak Pengabdian Jumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi tolak ukur nyata dalam implementasi ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah di lapangan. Kami memastikan setiap kegiatan pengabdian memiliki dokumentasi yang jelas dan manfaat yang langsung dirasakan oleh mitra sasaran.

3. Monitoring Berbasis Tahapan (Lifecycle)

Tahap Proposal (Perencanaan) Pada tahap ini, setiap proposal penelitian dan pengabdian ditelaah kesesuaiannya dengan tema prioritas serta kelayakan metodologi yang diajukan. Proses seleksi yang ketat di awal bertujuan untuk meminimalisir risiko kegagalan dan memastikan efisiensi penggunaan sumber daya sejak perencanaan.

Tahap Progress Report (Proses) Monitoring berjalan dilakukan melalui laporan kemajuan berkala untuk memastikan kegiatan berlangsung sesuai dengan lini masa (timeline) yang telah disepakati. Tim monev akan memberikan umpan balik konstruktif jika ditemukan hambatan di lapangan sehingga solusi dapat segera diterapkan sebelum kegiatan berakhir.

Tahap Output (Hasil) Evaluasi akhir difokuskan pada capaian luaran berupa produk, publikasi, atau kebijakan yang dihasilkan setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Hasil ini akan menjadi dasar penilaian kinerja akhir dan bahan pertimbangan utama untuk persetujuan pendanaan pada periode berikutnya.

BERITA CPCReS

CPCReS NEWS

Fakultas Filsafat UNPAR Gelar Program P3M 2026: Kaji Ketangguhan Masyarakat Bandung Raya Berbasis Ekologi Integral

CPCReS-FAKULTAS FILSAFAT 2026 – Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan Program Penelitian, Pendidikan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) tahun 2026....

Pameran LO.T.R.E: Eksplorasi Makna Seni Melalui Sistem Lotre dalam Apresiasi Karya Mahasiswa Integrated Arts UNPAR

Fakultas Filsafat, 2026 – Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) melalui program Studi Integrated Arts kembali menghadirkan terobosan dalam dunia apresiasi seni dengan menyelenggarakan Pameran LO.T.R.E yang merupakan akronim dari "(LO)ket (T)ukar...

Mahasiswa Integrated Arts UNPAR, Fathan Turamone, Gelar Pameran Tunggal “Seru Sendiri”

FAKULTAS FILSAFAT, 2026 – Mahasiswa Prodi Studi Humanitas "Integrated Arts", Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Fathan, dengan nama panggung Fathan Turamone, menggelar pameran tunggal bertajuk "Seru Sendiri" yang berlangsung di Galeri Tjap Sahabat, Bandung....

Praktikum Pengaba Paduan Suara: Saatnya Mahasiswa Integrated Arts & Peserta Kelas Terbuka Memimpin di Panggung

Fakultas Filsafat, 2026 – Prodi Studi Humanitas (Integrated Arts) Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan kembali menghadirkan salah satu momen paling dinantikan dalam kalender akademiknya: Praktikum Pengaba Paduan Suara. Kegiatan ini menjadi puncak dari...

Video

Evaluasi-Rekomendasi P3M Fakultas Filsafat Unpar

Program P3M selalu berupaya mempertahankan praktik baik, seperti pendampingan intensif, monitoring berkala, dan kolaborasi berbagai pihak demi meningkatkan kompetensi dan kepuasan mahasiswa. Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas secara berkelanjutan, program...

Dampak PPPM Fakultas Filsafat Unpar

Dampak Program Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) memberikan dampak yang nyata bagi pengembangan kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan pembentukan karakter mahasiswa. Melalui keterlibatan langsung dalam situasi sosial yang konkret,...

2025, Rumusan Eksekutif P3M

Program PPPM 2025 Fakultas Filsafat UNPAR mengusung tema penanggulangan stunting berbasis potensi lokal di Kabupaten Pangandaran. Sebanyak 46 mahasiswa menerapkan riset partisipatif dan pembelajaran eksperiensial di wilayah pesisir dan pedesaan. Kegiatan ini selaras...

2024, Rumusan Eksekutif P3M

Program Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2024 Fakultas Filsafat UNPAR mengintegrasikan pembelajaran eksperiensial dengan riset partisipatif di Kabupaten Pangandaran. Empat puluh enam mahasiswa mengeksplorasi potensi lokal melalui metode Participatory...